Generasi Baby Boomers, Kehidupan Modern dan Teknologi

Generasi Baby Boomers, Kehidupan Modern dan Teknologi

Generasi baby boomers. Siapa yang tak kenal dengan istilah ini. Generasi baby boomers merujuk pada generasi orang-orang yang lahir setelah perang usai antara tahun 1946-1964. Generasi ini menandakan tahun-tahun dimana ledakan penduduk terjadi. Mengapa demikian? Sebab pada masa itu kelahiran bayi amatlah tinggi sehingga orang yang lahir pada masa itu cenderung memiliki banyak saudara.

Pada masa generasi ini lahir teknologi masih belum berkembang seperti pada saat ini. Orang yang lahir pada masa itu cenderung melakukan pekerjaan secara konvensional bahkan hingga sampai saat ini pun masih banyak orang dari generasi ini melakukan pekerjaan secara konvensional. Sangat berbanding terbalik dengan generasi millenial yang kesehariannya sangat bergantung pada teknologi. Mereka yang lahir di era tersebut agaknya sulit untuk menerima perubahan yang terjadi di sekitarnya. Mereka masih kesulitan dalam menerapkan penggunaan teknologi yang sudah ada dan seringnya meminta bantuan kepada kaum muda untuk melakukannya. Contohnya saja dalam penggunaan alat komunikasi yang saat ini telah menjadi barang wajib bagi kaum millenial. Sehingga mereka yang termasuk dalam golongan generasi ini sering disebut kolot dan gagap teknologi. Pun demikian saat ini nyatanya telah banyak dari generasi baby boomers yang telah mampu mengoperasikan alat-alat teknologi yang sudah ada.

Menurut jurnal yang dipublikasikan oleh andrew Guess, Jonathan Nagler dan Joshua Tucker, peneliti di laboratorium Media sosial dan Partisipasi Politik Universitas New York dan Universitas Princeton ditemukan bahwa pada pemilu Amerika Serikat tahun 2016 para generasi baby boomer inilah yang justru banyak menyebarkan berita dari situs fake news alias hoaks. Tak sebanyak generasi millenial, hal ini didasarkan akan frekuensi kedua generasi dalam memanfaatkan informasi sehingga menimbulkan adanya perbedaan kemampuan memfilter informasi dari keduanya. Generasi millenial cenderung kritis terhadap informasi yang didapat terutama informasi yang sedang kontroversi atau sedang panas-panasnya.

Owari~

References :

  1. Anjani, Rahmi. Pengaruh Zaman, Ini Beda Kebiasaan Baby Boomer Hingga Gen Z di Pagi Hari. https://wolipop.detik.com/work-and-money/d-4145939/pengaruh-zaman-ini-beda-kebiasaan-baby-boomer-hingga-gen-z-di-pagi-hari diakses pada 20 Agustus 2019 pukul 23.18
  2. Emerson, Sarah. Penelitian: Generasi Baby Boomer Alias Ortumu yang Paling Rajin Bagikan Hoax di Facebook. https://www.vice.com/amp/id_id/article/439z8g/penelitian-generasi-baby-boomer-alias-ortumu-yang-paling-rajin-bagikan-hoax-di-facebook#referrer=https%3A%2F%2Fwww.google.com&amp_tf=Dari%20%251%24s diakses pada 21 Agustus 2019 pukul 00.12
  3. Ipaenim, Esti Maryanti. Generasi”Baby Boomers” dan Hoaks. https://www.kompasiana.com/estisisme/5c4165cdaeebe15b8f755236/generasi-baby-boomer-dan-hoaks?page=all diakses pada 19 Agustus 2019 pukul 22.15
  4. Wardhani, Pradnya, 12 Perbandingan Millennial dan Baby Boomers. Renungkan dan Tentukan Itu Mitos Atau Memang Benar. https://www.hipwee.com/feature/millennial-vs-baby-boomers-12-gambar-ini-akan-bikin-kamu-percaya-kalau-generasi-kita-memang-beda/ diakses pada 20 Agustus 2019 pukul 23.45

Introduce Yourself (Example Post)

This is an example post, originally published as part of Blogging University. Enroll in one of our ten programs, and start your blog right.

You’re going to publish a post today. Don’t worry about how your blog looks. Don’t worry if you haven’t given it a name yet, or you’re feeling overwhelmed. Just click the “New Post” button, and tell us why you’re here.

Why do this?

  • Because it gives new readers context. What are you about? Why should they read your blog?
  • Because it will help you focus you own ideas about your blog and what you’d like to do with it.

The post can be short or long, a personal intro to your life or a bloggy mission statement, a manifesto for the future or a simple outline of your the types of things you hope to publish.

To help you get started, here are a few questions:

  • Why are you blogging publicly, rather than keeping a personal journal?
  • What topics do you think you’ll write about?
  • Who would you love to connect with via your blog?
  • If you blog successfully throughout the next year, what would you hope to have accomplished?

You’re not locked into any of this; one of the wonderful things about blogs is how they constantly evolve as we learn, grow, and interact with one another — but it’s good to know where and why you started, and articulating your goals may just give you a few other post ideas.

Can’t think how to get started? Just write the first thing that pops into your head. Anne Lamott, author of a book on writing we love, says that you need to give yourself permission to write a “crappy first draft”. Anne makes a great point — just start writing, and worry about editing it later.

When you’re ready to publish, give your post three to five tags that describe your blog’s focus — writing, photography, fiction, parenting, food, cars, movies, sports, whatever. These tags will help others who care about your topics find you in the Reader. Make sure one of the tags is “zerotohero,” so other new bloggers can find you, too.

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai